Kategori: Uncategorized

PASRAH MELAWAN CITY, CONTE : DARIPADA KALAH 3-0 ATAU 4-0

Kalah sebelum bertarung. Yup, mungkin itulah ungkapan yang cocok untuk Antonio Conte. Pada saat laga Chesea kontra Manchester City yang digelar Minggu (4/3) sang pelatih The Blues –Julukan Chelsea-,Conte seolah tidak berambisi untuk memenangkan game. Tim yang diasuhnya bermain tanpa nyawa sepanjang pertandingan, akhirnya Conte harus siap menerima cibiran dari banyak pihak. BOLA ONLINE

Hal ini berbanding terbalik saat Chelsea melawan Barcelona pada lanjutan Liga Champions kemarin. Chelsea bermain nyaris sempurna disokong dengan strategi yang ofensiv. Para pemain Chelsea terlihat ngotot dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Ketika kehilangan bola, Chelsea langsung menekan untuk menggangu ritme pemain Barcelona, ketika mendapat bola artinya menyerang tanpa ampun dengan mengirim bola secepatnya ke kotak penalti. Namun ketika melawan City, tidak ada semangat dalam para pemain Chelsea.

Ketika melawan City, kehilangan bola berartimmenunggu. Ketika bola didapat, menyerang pun tak mau. Bahkan ketika tertinggal gol di babak kedua hal itu tetap berlaku. Mau tak mau cibiran pedas untuk startegi Conte datang dari semua penjuru. BACA JUGA : 5 Transfer Blunder Guardiola, Fabregas dan Ibra Masuk Daftar

“Saya piker Chelsea telah memberi kita 90 menit yang tidak dapat diterima,” ucap Gary Neville yang waktu itu menjadi komentator Sky. “Ya, Anda melawan Manchester City dan mencoba untuk tetap rapat untuk menghentikan Kevin De Bruyne dan David Silva. Anda ingin membuat bola dikembalikan pada bek tengah dan bek sayap. Mereka melakukannya.” JUDI BOLA

“Caranya sendiri tidak buruk. Tapi minim intensitas dan operan pada penampilan mereka karena pasifnya penampilan mereka, sehingga membosankan untuk disaksikan. Saya tidaki yakin bagaimana laga ini terus berjalan, berjalan selama 90 menit tanpa ada reaksi dari pinggir lapangan (pelatih),” imbuhnya.

Tidak ada yang salah dari statement Neville, minimnya upaya dari para pemain, khususnya Conte yang enggan mengubah keadaan yang membosankan itu membuat kecewa banyak pihak. Saat disituasi tertinggal akibat gol cepat Bernardo Silva yang merobek gawang Courtois diawal laga babak kedua, mereka (Chelsea) baru mau memasukan penyerangnya, Oliver Giroud dan Willian itupun dimenit ke 78 alias 12 menit waktu tersisa.  Emapt menit berselang, Pedro digantikan Emerson Palmieri. Sedangkan Hazard yang hanya menjadi ‘kambing conge’ disepanjang laga baru digantikan Alvaro Morata pada menit ke 90. Alhasil sampai dipenghujung laga Chlesea kalah 0-1 dari Manchester City.

Seusai pertandingan, Conte pun buka suara prihal strateginya ini. Ia tidak takut terhadap cibiran yang mengarah padanya, malah ia mengakui kalau ia memang menyiapkan timnya untuk tidak kalah besar. Mungkin ia pasrah melawan City yang tampil luar biasa musim ini. BACA JUGA : Terungkap! Ini 3 Calon Pengganti Arsene Wenger

“Ya, mereka mengikuti instruksi saya, kami menyiapkan strategi seperti ini; untuk tidak menyiapkan ruang diantara barisan pertahanan. Melawan City, Anda harus menggunakan otak Anda daripada mengambil resiko dengan cara yang buruk, dan kalah 3-0 atau 4-0.”

Sambungnya, “Saya menerima kritikan itu tapi saya tidak bodoh untuk bermain terbuka melawan Man City dan kalah 3-0 atau 4-0. Saya ingat beberapa hari lalu Arsenal bermain dua kali melawan mereka dan media mengkritik Wenger karena mereka kebobolan tiga gol dalam 20 menit (karena bermain terbuka).”

Ada jurang yang terlihat pada laga ini. Pada babak pertama saja, City berhasil melepas tembakan kearah gawang Courtois, sementara Chelsea 0. Dibabak kedua, karena Chelsea makin focus bertahan tak ayal City hanya bisa menambah lima tembakan sementara Chelsea mendapat kesempatan tiga kali mengancam gawang City. BACA JUGA : Ini 5 Pengganti Benzema di Madrid, Aguero Masuk Daftar

Penguasaan bola pun sangat jauh berbeda. City berhasil menguasai jalannya pertandingan dengan persentase sebesar 72%, sementara Chelsea sisanya dengan 28%. Namun yang paling ironis adalah jumlah operan yang dilakukan. Selama pertandingan, City berhasil membuat operan sebanyak 973 kali sementara Chelsea hanya 390 kali operan. City terlihat sedang bermain dengan para amatiran dilapangan. PASTI UNTUNG

 

Prediksi Bola Togel Singapura